Ih Gambarnya Nyolong dari Internet

November 14, 2015

Baru-baru ini ada satu kejadian yang terjadi pada saya, yang sebenarnya sepele, tapi terlalu esensial untuk nggak dipedulikan. Saya juga yakin hal ini terjadi sama sebagian orang, sadar atau tidak.

Saya pernah menggambar seorang fashion-blogger udah lama sekali (Mbak Indah Nada Puspita, she noticed it on instagram too), dengan hasil yang sederhana. Tapi entah kenapa gambar yang satu ini banyak yang nge-like dan reblog. Yea, sombong haha, bukan sombong ih ini mah, soalnya gambar yang lain like-nya nggak ada yang sebanyak itu juga. Tersebarlah itu gambar.



Lalu sekitar dua hari yang lalu saya menemukan sebuah poster acara kampus yang menggunakan gambar saya! Wow amazing. Layaknya manusia yang sok-sokan seperti artist terkenal, ya saya kaget lah karena perasaan nggak ada yang minta izin sama saya buat mencantumkan gambar saya sebagai bahan visual stock sebuah publikasi acara dari organisasi yang cukup besar.

Setelah dipikir lagi, actually I'm okay with that, apalagi gambarnya dipakai untuk acara bertujuan mulia (acara muslimah) dan bersifat non-profit. Lagian gambar yang saya bikin pun dibikinnya nggak sampai jungkir-balik. Tapi, masih ada yang mengganjal di hati saya, yang bikin saya masih kekeuh mau ngobrol dengan orang di balik poster itu.

Pernah menggunakan gambar dari internet (perhaps google) tanpa tahu itu buatan siapa dan nggak minta izin? Yes, almost all of us have done that before and maybe we just don't know about the copyright thing or too ignorant to read the 'some images might be subject to copyright' sentence that already there on google. OR because it is the internet, duh! And when you own a thing on internet, everybody owns it too.

Tetot, salah.

Sebelum menggunakan sebuah gambar (atau tulisan, atau karya apapun) untuk suatu hal yang bersifat eksternal, coba luangkan waktu untuk tahu; milik siapa ya ini? Boleh dipakai nggak sih? Kalau mau pakai ini gimana ya caranya? Pembuatan karya nggak semudah ambil pensil dan corat-coret doang, lho. Dan walaupun pada karyanya terdapat watermark dari pembuatnya, bukan berarti kamu sudah diizinkan untuk memakai itu.

Internet luas banget, ya, saya tahu. Mungkin beberapa orang akan nyeletuk 'ya kalo nggak mau karyanya dibajak jangan dipost di internet lah'. Hello, you ignorant. That's not the problem we got here. Yang harus dibenahi tuh mental orang-orangnya, yang perlu diedukasi lebih lanjut tentang masalah hak cipta. Di Indonesia kesadaran akan hak cipta memang belum sebesar itu, makanya saya bikin postingan ini.

So these are the rules. Semua karya yang kita temukan di internet adalah buah pemikiran orang lain, yang nggak didapat cuma dengan garuk jidat. Semua karya punya hak cipta, tapi sebagian bisa kamu gunakan tanpa minta izin. Wah? Waw? So cool, kan? Ya, itu istilahnya royalty-free. Banyak website yang menyediakan, misalnya, royalty-free images yang bisa kamu pakai di poster kamu. Asik kan? Ya, internet memang asik kalau kita makenya bener.

Nah, mulai sekarang mari biasakan untuk tidak seenaknya mencomot gambar dari internet tanpa izin, apalagi untuk kegiatan profesional. Saya juga pernah khilaf kok, tapi sekarang saya sudah tidak lagi menyalahgunakan karya orang karena saya sudah tahu. Karena yang baca pun sudah tahu, kamu, ya, kamu, jadi nggak ada alasan lagi yaa nyomot gambar dari google seenaknya.

Urusan saya sama mbak pembuat poster juga sudah selesai, dan bukan gambarnya yang saya angkat sebagai topik, tapi izin dan pengetahuan tentang hak cipta. Semoga pemuda-pemudi Indonesia semakin hari semakin pintar ya!

No comments :

Post a Comment

Theme by: Pish and Posh Designs