Dufan: Know Yourself, Pls

August 05, 2015


Seperti yang sudah dijanjikan, saya dan Dea akhirnya bisa pergi dari atas kasur lagi dan menerjang panasnya Jakarta. Awalnya kita nggak tau mau kemana. Kalo di Bandung banyak tempat rekreasi alam, di Jakarta banyaknya mall dan department store. Jadilah kita memutuskan buat ke Dufan, karena Dufan lagi diskon sampai tanggal 30 Agustus nanti! Hehehe.

Udah lama nggak ke Dufan dan tempat-tempat yang increasing adrenaline, wisata ke Dufan kemarin lebih kayak dua anak SD yang nggak berani naik apa-apa haha. Bahkan anak SD aja lebih berani kali. Tapi kita memberanikan diri buat naik banyak wahana, kok. Iya banyak, kecuali Halilintar, Tornado, dan Histeria. Cemen banget! Di sela-sela antrian kemudian kami berpikir bahwa wisata ke Dufan is not our style. Untung lagi diskon.

Karena kita ke sananya weekday, jadi suasana Dufan juga nggak terlalu ramai. Banyak wahana yang keisi cuma sama satu keluarga. Oh ya, Arung Jeram juga lagi rusak waktu itu. Mungkin ini kali ya alasannya Dufan bikin Girls Month discount bulan ini, pas wahananya lagi dibenerin semua. Serem juga kalo dipikir-pikir.

Mau gimanapun, wisata kita berdua seru banget kok kemarin. Cuma ya, kalo buat orang lain Dufan menghilangkan beban, buat saya Dufan nambah beban. Kalo diajak ke Dufan lagi, kayaknya saya harus mikir dua kali deh hahaha.

Definitely Per Month!

August 01, 2015

The explanation is the opposite, people! Saya ngepost sebulan sekali kali ini huhu. Saya melewatkan post lebaran, jadi minal aidzin wal faidzin-nya di sini aja ya. Saya juga belum cerita liburan-tiga-bulan saya, yang bisa jadi untung kalo nggak cerita karena liburan sekarang saya nggak ngapa-ngapain kecuali diem depan laptop mantengin HIMYM dan drama korea. Prestasi saya: namatin 20 episode dalam dua hari. Ya kan, nggak seru kan.

Tapi Senin kemarin saya pergi ke Kota Tua bareng Dea, sepupu saya. Udah bertahun-tahun liburan di Jakarta, tapi nggak pernah ke situ. Niatnya mah mau pergi ke museum-museum di sana, karena lumayan banyak museum dekat Kota Tua. Ternyata setelah nyampe sana... museumnya pada tutup karena hari Senin. WKWK. Akhirannya malah ke GI lagi.

By the way, Kota Tua emang bagus sih buat jadi objek dan latar foto. Walaupun di sana banyak meriam, tapi jangan cuma foto sama meriam doang kalo bisa. Selebihnya sih, ya udah gitu doang. Bangunan-bangunan lama, sepeda-sepeda jadul, mobil-mobil jadul yang kalo dijadiin latar foto harus bayar tiga puluh ribu, dan jajanan. Nggak berkesempatan ke museumnya sih. Huff bad luck! It was fun tho! We are also planning something for this week. I hope we can take many photos like last Monday.




Theme by: Pish and Posh Designs