Things I Learned

June 25, 2016

Seperti yang pernah saya ceritakan, sebelum saya magang di perusahaan yang sekarang, saya juga pernah magang di salah satu televisi swasta waktu saya masih sekolah. Pengalaman ini cukup bikin saya lebih siap di kegiatan magang yang sekarang, tapi tetep nggak bikin saya terhindar dari shock culture perpindahan dari kuliah ke magang.

Kuliah dan kerja jelas adalah dua kehidupan yang berbeda. Nggak heran banyak temen saya yang juga pengen cepet-cepet selesai magang dan balik ke kampus. Maksudnya balik ke kehidupan kampus yang banyak free time-nya kali ya, haha.

Banyak hal yang saya sadari setelah menjalani dua minggu magang di salah satu perusahaan konsultan desain interior di Jakarta. Dan karena hari ini hari Sabtu, saya sangat sempat untuk akhirnya nulis blog lagi (yeah, one of the good things in your internship period is; no homework!).

You lose so much time
Like, so much. When you work, you work. You have to meet real-life deadlines, because what you design is a real place in a real world. Makanya kalo saya perhatiin para desainer interior setiap jam kerja, ya kerja aja terus. Bukain aplikasi autocad, sketchup, setelah selesai asistensi proyek satu, ngurusin proyek yang satunya lagi. Itu baru jam kerja eight to five, dan untuk pergi-pulang kantor kan nggak cuma tinggal 'tring!' kayak jin. Di jalan pun lama. Sampai rumah cuma bisa mandi dan langsung tidur. Karena kalau tidurnya kemaleman, bisa-bisa besoknya telat.

Set up your priorities, get your shit together
Hari ini proyek apa yang harus selesai? Target apa yang harus dicapai? Revisi berapa kali? Semuanya harus jelas. Get your shit together, no procrastinating, you can't forget anything. Bangun pagi langsung setelah alarm nyala, jangan ditunda-tunda kalau nggak mau terlambat setengah jam dan dimarahin sama bwosh (happened to me once) (not a good thing to be proud of actually).

Effectivity, efficiency
You don't want another hell tomorrow, so you need to finish up your deadlines today. Anyway, setelah magang, saya baru tau kalau revisi layout plan bisa sampai hampir sepuluh kali dan bahkan lebih! Beberapa proyek studio yang pernah saya kerjakan dengan beberapa kali revisi layout ternyata bukan apa-apa. Gila. Dozen of revisions does exist.

Thank God It's Friday
Setelah magang, saya baru merasakan arti sesungguhnya dari TGIF.

Apparently, you're alone
In the middle of a dense busway shelter, or horn-honking cars, my feeling goes like this; it's my own existence and the rest of the world. The world is full of strangers and other people, and you're just you. After you connect with people, like helping people or paying angkot fares, you just go back to yourself. In times like this I often think about my existence and the reason why I'm here. Or it's just because for me the lights of the buildings, and the honking of the cars, and the chaotic jumble of transjakarta, they bring me into my melancholic state. The feeling of loneliness in the middle of the crowd?

2 comments :

  1. Hahaha emang gitu. Tapi seru kalo emang udah masanya kerja. Pas lagi ga ada kerjaan malah bingung planga-plongo. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya, apalagi kalo intern lebih banyak nunggu kerjaannya daripada kerja benerannya

      Delete

Theme by: Pish and Posh Designs