IFEX 2016: "It is Important to Find A New Thing"

April 30, 2016

Kutipan tersebut dilontarkan oleh Mas Budi Pradono di Seminar 'Reimagining Craft and Design in Asia', Sabtu 12 Maret kemarin. Eh, kok Bahasa Indonesia, Ca? Hehe biar gampang nulisnya.

Di postingan ini saya akan melanjutkan pembahasan tentang inspirasi yang saya dapet di seminar kemarin. Basically, semua pembicara yang ada di sana hebat-hebat, terbukti dari peserta seminar yang aktif bertanya dan menjawab.

Selain Mbak Tri Anugrah, di sesi pertama juga ada Mas Budi Pradono dan Mas Golf Jakkapun (sebenernya doi bukan mas-mas tapi mister-mister karena datengnya dari Thailand). Sesi kedua dilanjut sama pembicara yang juga nggak kalah hebatnya. Ada Julian & Felix dari Out for Space, Zhu Xiaojie dari Opal Furniture, dan Alvin Tjitrowirjo dari AlvinT.

Out For Space © Design Milk

Julian dan Felix adalah mas-mas dari Jerman, masih muda dan sepertinya belum kawin. Gak deng, sotoy. Mereka cerita tentang studio mereka yang dikasih nama Out for Space, dibangun lewat pengembangan desain furnitur rotan.

Rattan is kind of a celebrity that day.

They said they love rattan, and they love Indonesia as well. Sempet ada yang nanyain tips dan trik tentang cara mengembangkan usaha rotan di Jogja, dimana daerahnya nggak banyak tanaman rotan seperti di Kalimantan, dan nggak banyak industri pengrajin rotan seperti di Cirebon. Mas Abie yang saat itu jadi moderator bilang, but Julian and Felix came all the way from Germany??? Dang.

Mister Zhu Xiaojie, yang jauh-jauh datang dari Cina, hari itu juga menyampaikan materi presentasinya. Beliau datang ditemani oleh asistennya, karena beliau agak kesulitan memakai bahasa Inggris. Kalau Julian dan Felix memaparkan hal-hal teknis kayak teknik pemasaran dan supply chain, Mister Zhu lebih ke arah filosofis. Saaangat filosofis sampai saya bingung gimana cara menyampaikannya lewat sini. Di seminar kemarin, beliau berbicara tentang bagaimana cara memahami desain orisinil. Beliau juga sangat interaktif, melibatkan peserta seminar buat ikut jawab dan bertanya. Psst, yang jawab dapet buku karya Mister Zhu gratis, lho. Nggak, saya nggak dapet.

Budi Pradono, BPA Studio

Temen-temen di arsitektur pasti udah banyak yang tau tentang Budi Pradono. Karya-karyanya banyak, tersebar dimana-mana. Di seminar kemarin, Mas Budi berbagi mengenai proyek-proyek yang sudah pernah beliau selesaikan.

Proyek pertama yang Mas Budi kasih lihat adalah proyek pameran tanah liatnya. Jadi di pameran itu ada susunan batu bata dari tanah liat yang direkatkan hanya menggunakan air. Pameran ini diselenggarakan sebagai bentuk kritik terhadap arsitektur Indonesia. Ada lagi proyek shelter di Kawah Ijen, Banyuwangi, yang didesain Mas Budi untuk para cyclist.

Karya-karya Mas Budi ini kalau dibeberkan di sini kayaknya bakal panjang banget, deh. Plus, pastinya bisa dicari langsung di google search. Ada dua karya Mas Budi yang saya sukha pake h. Not only because the result are very aesthetic, tapi justru konsep berpikir di balik dua karya tersebut.

Karya pertama yang saya suka adalah Dancing Hotel Bandung. Konsep berpikirnya sesederhana itu (iya, sih, nggak sesederhana itu juga). Jadi, biasanya sebuah bangunan kan punya basic form yang terdiri dari susunan balok-balok. Nah, Mas Budi ini kemudian berpikir, ya udah balok-baloknya digeser aja. Jadi deh. Wow wow wow takjub sayah.

Dari ide yang sederhana tapi brilian ini, Mas Budi juga punya pengetahuan yang mumpuni to make it happen. Kebayang nggak sih, susahnya bikin konstruksi bangunan yang miring-miring gitu di Indonesia? (((Di Indonesia)))

Karya kedua yang sudah terkenal secara worldwide ini adalah Rumah Miring atau Slanted House yang ada di Pondok Indah. There's a story behind that building. Tau lah, ya, orang-orang yang punya rumah di Pondok Indah kalau mau bikin rumah 743297 tingkat juga tinggal bikin. Banyak juga di sana rumah-rumah mirip istana yang pilarnya tinggi dan besar seperti kastil di Eropa. Tapi Mas Budi unik, beliau berusaha mengedukasi klien lewat proyek rumah di Pondok Indah ini; orang kaya nggak perlu nunjukin kalau dirinya kaya lewat bangunan berpilar seperti istana itu. Kurang lebih gitu yang saya tangkep ya, saya agak lupa karena udah lama juga. Lalu muncul lah ide Rumah Miring. And then, boom. It's everywhere.

© Fernando Gomulya

Mas Budi adalah seorang arsitek yang selalu menyelipkan permasalahan sehari-hari ke dalam desainnya. Salah satu contohnya adalah sebuah kamar mandi yang didesain luas karena Mas Budi berpikir bahwa dewasa ini (tsah) orang-orang banyak menghabiskan waktunya di kamar mandi. Kamar mandinya juga kering, kenapa? Karena dewasa ini (tsah) orang-orang kalau ke kamar mandi suka bawa-bawa smartphone. Ya masa chattingan sambil gayungan.

Kalau saya bilang Mas Budi adalah arsitek yang out of the box, ini sama sekali nggak cliche, karena memang out of the box. Bukan out of the box KW. Seperti kata-kata Mas Budi yang dipakai di judul di atas; "Basically, it is important to find a new thing."

Alvin Tjitrowirjo, Alvin-T Studio

Mas Alvin adalah desainer Indonesia lulusan RMIT University, Australia. Di sesi seminar kemarin Mas Alvin lebih menekankan pada Indonesian mentality which lacks of confident and pride.

There are challenges in Indonesia. First, we have low appreciation in our own design. Some of us are international brand minded, therefore we lack in confidence in local products. This makes majority becomes followers. And, there is yet a protection from plagiarism.

Second, price competition. There is always case like this; price is priority, brand is secondary. There is also many fake furniture designers.

Lalu Mas Alvin berusaha untuk overcome those challenges, sampai akhirnya sekarang Mas Alvin punya brand sendiri bernama Alvin-T.



Soooo, that's quite it. Sebenernya masih banyak banget ilmu yang saya dapet kemarin. Cumaaa, lihat! Sekarang tanggal 30 April, which is like a month has passed. What I have now is my notebook with limited notes, plus it's quite hard to recall the event huhu so sorry.

Maybe that's all. I hope these two posts about IFEX can at least enlighten you! <3

Theme by: Pish and Posh Designs